Apa Itu DNS Record?
DNS record adalah instruksi di zone file domain yang memberitahu internet ke mana harus mengarahkan permintaan - ke website, email, verifikasi, atau layanan pihak ketiga.
Record A dan AAAA
A record mengarahkan domain ke IPv4, contoh 192.0.2.1. AAAA record setara untuk IPv6. Record A biasanya dipakai untuk root domain (@) dan subdomain langsung ke IP server.
Record CNAME
CNAME (Canonical Name) mengarahkan subdomain ke domain lain tanpa IP langsung. Contoh: www.domain.com CNAME ke domain.com. Jangan gunakan CNAME di root domain (@) - gunakan ALIAS/ANAME jika provider mendukung.
Record MX
MX (Mail Exchange) menentukan server email yang menerima pesan untuk @domain.com. Priority number menentukan urutan fallback - angka lebih kecil = prioritas lebih tinggi.
Record TXT
TXT dipakai untuk verifikasi domain (Google Search Console, Meta), SPF email anti-spoofing, DKIM, dan DMARC. Format value harus exact sesuai instruksi layanan.
Nameserver vs DNS Record
Nameserver menentukan siapa authoritative DNS zone domain Anda. Jika nameserver di registrar, kelola record di sana. Jika nameserver di Cloudflare/hosting, kelola record di panel tersebut.
Troubleshooting Propagasi DNS
Perubahan DNS butuh waktu propagasi 5 menit sampai 48 jam. Gunakan tool seperti dnschecker.org untuk cek propagasi global. Turunkan TTL sebelum perubahan besar.
Contoh Konfigurasi Umum
- @ A ke IP hosting
- www CNAME ke domain.com
- MX ke mail.provider.com (priority 10)
- TXT v=spf1 include:... ~all
Kesimpulan
Memahami DNS record A, CNAME, MX, dan TXT membuat Anda mandiri mengelola domain, email profesional, dan integrasi layanan pihak ketiga tanpa selalu bergantung pada support.
Komentar 0
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Tulis Komentar